BRMP NTT Mengikuti Workshop Pengukuran Indikator Kinerja untuk Periode 2025–2029
Depok, 7–9 Desember 2025 — BRMP NTT mengikuti Workshop Pengukuran Indikator Kinerja yang diselenggarakan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keselarasan seluruh unit kerja dalam melakukan pengukuran capaian kinerja, baik di tingkat pusat maupun UPT. Kegiatan berlangsung selama tiga hari di Hotel Savero Depok dan diikuti oleh perwakilan Pusat, Balai Besar, serta Balai/Loka lingkup BRMP.
Workshop dibuka oleh Dr. Asih (Katimker Program dan Perencanaan BRMP) mewakili Sekretaris Badan Perakitan dan Moderniasasi Pertanian (BRMP). Dalam Arahannya ada beberapa hal yang disampaikan antara lain pentingnya konsistensi dan ketepatan pengukuran indikator kinerja sebagai dasar evaluasi program dan perencanaan strategis BRMP. Beliau juga menekankan bahwa indikator kinerja merupakan instrumen utama untuk memantau efektivitas pelaksanaan kebijakan teknis di bidang perekayasaan, perakitan, pengujian, dan penerapan pertanian modern. Dan pentingnya memahami Cascading BRMP sampai ke UPT menjamin keterkaitan kinerja, efektivitas program, dan akuntabilitas SAKIP.
Workshop menyajikan sejumlah materi strategis, antara lain: i) pembelajaran hasil Sensus Pemanfaatan Teknologi Pertanian Modern oleh Direktur Distribusi Statistik BPS, ii) penjelasan indikator kinerja BRMP 2025–2029, serta iii) penyusunan perjanjian kinerja dan rencana aksi 2026. Peserta juga mengikuti pembahasan teknis mengenai manual pengukuran indikator program dan kegiatan yang dipandu oleh ketua kelompok perencanaan, evaluasi, dan unit kerja terkait.
Salah satu narasumber menegaskan bahwa akurasi data kinerja merupakan prasyarat perencanaan yang efektif. “Pengukuran indikator bukan hanya kewajiban administrasi, tetapi fondasi pengambilan keputusan yang akuntabel,” jelas Ketua Kelompok Perencanaan BRMP.
Adapun rangkaian materi selama kegiatan meliputi: i) Lesson Learned Sensus Pemanfaatan Teknologi Pertanian Modern, disampaikan oleh Direktur Distribusi Statistik BPS, ii) Paparan Indikator Kinerja BRMP 2025–2029 oleh Ketua Kelompok Perencanaan, iii) Manual Pengukuran Indikator Kinerja Sasaran Program dan Sasaran Kegiatan, dipandu oleh Ketua Kelompok PE BRMP dan perwakilan Unit Kerja Eselon II serta UPT, iv) Penyusunan Perjanjian Kinerja TA 2026 serta Penyusunan Rencana Aksi 2026, v)_ Review Perencanaan 2025 dan Rencana Tindak Lanjut pada hari terakhir.
Materi tersebut dirancang untuk memastikan setiap unit mampu menyusun dokumen perencanaan dan pelaporan yang lebih terukur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peserta workshop terdiri dari Ketua Kelompok dan Ketua Tim Kerja yang membidangi program dan evaluasi di masing-masing unit kerja. Khusus BRMP NTT diwakili Katimker PE Dr. Haruna, S.Pi, M.Si bersama anggota timnya.
Melalui workshop ini, BRMP menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pengukuran indikator kinerja sebagai bagian dari sistem manajemen kinerja pemerintah. Hasil kegiatan diharapkan menjadi landasan penyusunan perjanjian kinerja dan rencana aksi tahun 2026, serta memberikan kontribusi pada peningkatan efektivitas program modernisasi pertanian di Indonesia.